Realized Soon
By: Aisyah Nenda Amalia
Kelas : XII IPA 3
“because
if you love someone’s got ta be someone we love is going to make our feelings
hurt all the time”
And
“don’t
waste your time for things that are not useful”
*****
Di malam
hari yang sunyi ini hujan sedang turun
membasahi kulit bumi. sama halnya dengan
perasaan hati putri saat ini, air mata yang mengalir di pipi gadis cantik itu
merupakan kesediahan yang entah kenapa, (dalam hatinya bergumam) “mmm,,,
mungkin karena aku sedang memikirkan seseorang yang belum tentu memiliki
perasaan yang sama denganku”
“Putrii,
kok belum tidur ?” sahut mamah dari depan pintu kamar dengan tiba-tiba karena
melihat lampu kamar putri yang masih menyala, dengan sigap dia pun langsung
menghapus air mata yang membasahi pipinya
tersebut dan langsung menjawab pertanyaan dari mamahnya.
“iyah
mah putri lagi ngerjain PR buat pelajaran besok dulu”
“ya udah
nanti kalau udah selesai langsung tidur yah”
“iyaaa”
mamahnya pun langsung pergi dan tiba-tiba air matanya yang tak diharapkan itu
keluar kembali apabila pikirannya kembali mengingat seseorang yang dia sukai, kemudian dia pun menangis
hingga matanya menutup untuk tidur.
Keesokan
harinya putri bersiap-siap untuk pergi kesekolah seperti biasanya, dia
bersekolah di sekolah yang terfavorit di kotanya tersebut, dia biasanya pergi
ke sekolah tanpa di temani siapa pun dan berangkat dengan naik kendaraan umum.
Setibanya di sekolah dia disambut oleh dua sahabat yang dia sayangi namanya
Ayu da Iva.
“pagiiii
Putriiiii” sahut Ayu dan Iva bersamaan
“pagii
juga ayuu ivaa” jawab Putri
“mmm,
gimana nih kabarnya my prince ?” (my prince adalah panggilan putri untuk orang
yang disukainya)
“wiih
pagi-pagi udah nanyain aja” kata Iva
“biasa
va orang yang udah suka mah gak kenal waktu, kapan aja geh jadi” celetuk ayu.
Di tengah keasikan obrolan mereka tiba-tiba bel masuk pun berbunyi dan mereka
langsung memasuki kelas mereka masing-masing, putri di kelas XII IPA 1, ayu di
kelas XII IPA 2, dan Iva XII IPA 3.
Karakteristik
dua sahabatnya ini sangatlah unik, kalau ayu orangnya cerewet, suka bikin heboh
dan suka membuat Putri dan Iva tertawa terbahak-bahak kalau lagi denger
celotehanya tapi walaupun seperti itu kalau lagi sedih atau kecewa sifat
lembutnya keliatan banget, sedangkan iva oranganya suka iseng bisa dibilang
suka ngerjain orang deh, tapi walaupun begitu keduanya memiliki sifat yang baik
dan Putri pun sayang dengan kedua sahabatnya tersebut.
Bel
istirahat pun berbunnyi biasanya mereka
bertiga berkumpul di perpustakaan untuk belajar bersama, ternyata untuk hari
ini kevin pun berada di perpustakaan, itu membuat perasaan Putri sangat senang
walaupun hanya dapat menatapnya saja tanpa berani berkata, tapi tanpa diduga
Iva dan Ayu datang menghampiri Kevin dan berbicara padanya entah apa yang
mereka bicarakan itu membuat Putri menjadi penasaran.
Setelah
Ayu dan Iva selesai bicara pada kevin (orang yang putri sukai) Putri pun
langsung bertanya.
“apa
yang kalian bicarakan tadi ?”
“penasaran
yaaah” kata iva
“nanti
juga kamu tau kok” tambah Ayu
“mmmm,
yaa sudah”
Kemudian
bel masuk kembali terdengar, mereka pun kembali masuk kelas hingga bel pulang
sekolah berbunyi kembali, barulah setelah itu mereka pulang. Tapi tiba-tiba hari
ini Ayu dan Iva mengajak Putri pergi untuk menonton dan ternyata mereka telah
berencana mengajak kevin juga untuk pergi menonton, sahabatnya merencanakan ini
ketika mereka sedang berada di perpustakaan. Sahabatnya melakukan semua ini
karena ingin membuat Putri bahagia.
Lalu berangkatlah mereka ke tempat
dimana mereka akan menonton, ketika di perjalanan Putri bergumam dalam hatinya
“ semoga perjalanan kali ini bejalan dengan apa yang aku inginkan, yaitu
menyatakan semua rasa yang aku rasakan padanya”. Kemudian sampailah mereka di
tempat yang mereka tuju kemudian langsung memesan tiket untuk nonton film dan
setelah sampai waktu untuk menonton, mereka langsung masuk ke studio untuk
menyaksikan film yang mereka pilih. Ketika film sedang diputarkan putri kembali
berbicara dengan dirinya sendiri “ putri, kamu harus berani mengunkapkan
perasaan kamu setelah film ini selesai”.
Satu jam tiga puluh menit pun berakhir itu tandanya film yang mereka tonton telah
berakhir, dan ini saatnya putri mengungkapkan rasa yang dia pendam selama ini dan
yang telah membuat konsentrasi belajarnya menurun karena pikirannya selalu
tertuju untuk memikirkan kevin. Tapi lagi-lagi dalam hati putri berkata “ayo
putri katakan padanya kalau kamu menyukainnya” tapi di lain sisi hatinyapun
berkata “ jangan putri jangan, kalau kamu mengungkapkan perasaan kamu terlebih
dahulu dimana harga dirimu? Dan semua ini hanya nafsu belaka yang akan membuat
kamu lupa akan tugas kamu sekarang yaitu belajar untuk menggapai cita-citamu
dan membahagiakan kedua orang tuamu.” Putri pun menjadi bingung mana yang akan
dia pilih tapi dalam kebingunganya dia pun langsung tersadar dan beristighfar
dengan apa yang telah dia rasakan tersebut. Dan akhirnya putri tidak jadi
mengungkapkan apa yang dia rasakan saat itu dan meminta pada sahabatnya untuk
pulang sesegera mungkin.
***
Setelah sampai di rumah putri langsung
masuk ke kamarnya dan menangis sejadi-jadinya hingga terlelap. Setelah dia
terlelap beberapa jam, dia bangun di sepertiga malam untuk melaksanakan solat
tahajud, pada saat itu lah putri meluapkan semua apa yang dia rasakan pada sang
pecipta alam semesta beserta isi-isinya, dalam do’anya dia bekata “ ya Allah ya
tuhan ku, Aku hanya lah hamba-Mu yang lemah yang penuh akan dosa-dosa, oleh karena itu maafkan lah dosa-dosaku ya Allah. Ya Allah,
aku merasa sedih karena menyukai seseorang yang belum tentu orang tersebut
menyukai diriku juga, oleh karena itu, tunjukan pada ku apakah dia menyukai aku
juga atau tidak, tunjukan kekuasaan-Mu ya Allah berilah aku tanda-tanda agar
aku dapat menjawab semua perasaan ku ini apakah perasaanku ini hanya sekedar
hawa nafsu ataukah aku menyukainya karena-Mu dan yang akan selalu mendekatkan
diriku Pada-Mu ya Allah, amiin.”
***
Pagi harinya putri pun berangkat
sekolah seperti biasa, tapi hari ini hati putri terasa lebih tenang karena
telah meluapkan semua perasaan yang telah dia pendam pada Zat yang telah
menciptakannya. Ketika putri sampai di
sekolah dia sudah di kejutkan dengan apa yang dia lihat ternyata kevin sedang
bersama seorang perempuan yang juga temannya, melihat kejadian itu hati putri
terasa sakit, tapi hatinya masih bisa menahan kejadian itu. kemudian putri
masuk kelas dan mengikuti pelajaran dengan hati yang menyedihkan tapi dia
berusaha untuk melupakan kejadian pagi itu. Kemudian ketika waktu istirahat
datang dia diperlihatkan lagi dengan kejadian-kejadian yang memperlihatkan
sifat buruk dari seorang kevin, yang membuat hati putri menjadi tambah sakit
seperti sedang disayat-sayat menggunakan silet.
Mulai saat itu sepenuhnya hati putri
tersadarkan bahwa kevin bukanlah orang yang seperti dia kira yang dapat membuat
dia menjadi lebih baik dan menjadikannya dekat dengan Allah. Mulai saat itu
juga putri mendapatkan semangat yang baru karena telah berhasil melupakan semua
perasaan yang telah dia alami dahulu, dengan begitu ketika saatnya UAS (Ujian
Akhir Sekolah) tiba, dia dapat belajar dengan berkonsentrasi penuh dan yang
paling membahagiakan lagi bagi putri adalah ketika dia mendapatkan hasil yang
memuaskan ketika namanya dipanggil kerena meraih juara 1 di seklolahnya dan
semua itu dia dapatkan karena hasil
kerja keras.
*** The
End ***
“because
if you love someone’s got ta be someone we love is going to make our feelings
hurt all the time”
And
“don’t
waste your time for things that are not useful”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar